Berhembus
Berhembus dalam luasnya
fatamorgana udara
Bertiup . . .meniup setiap
anggota tubuh
Menusuk hingga organ
terdalam
Begitu
menyejukkan,bagaikan memeluk bunga kecil yang tumbuh di gurun yang panas
Itulah dirimu, wahai sang
angin
Entah
kenapa kau tak pernah mau berlama
Berlabuhlah
sejenak setelah kau arungi luasnya samudera angkasa
Berbaringlah
sejenak bersamaku
Kau
memang datang dan pergi sesukamu
Datangmu,
membawa damai
Membawa
sejuta inspirasi
Yang
selalu datang tanpa henti
Pergimu,
membawa kenangan yang telah terlewati
Berhembuslah,wahai angin
Hingga kau temukan tempat
gersang lain
Namun, angin tak pernah
berhenti
Ia selalu terus berlari
tanpa henti
Kuharap, saat bunga itu
kehausan
Kau kembali mengusap
kelopaknya lagi


0 komentar:
Posting Komentar