Jumat, 15 Februari 2013

Senandung Angin

Berhembus
Berhembus dalam luasnya fatamorgana udara
Bertiup . . .meniup setiap anggota tubuh
Menusuk hingga organ terdalam
Begitu menyejukkan,bagaikan memeluk bunga kecil yang tumbuh di gurun yang panas
Itulah dirimu, wahai sang angin

Entah kenapa kau tak pernah mau berlama
Berlabuhlah sejenak setelah kau arungi luasnya samudera angkasa
Berbaringlah sejenak bersamaku
Kau memang datang dan pergi sesukamu
Datangmu, membawa damai
Membawa sejuta inspirasi
Yang selalu datang tanpa henti
Pergimu, membawa kenangan yang telah terlewati

Berhembuslah,wahai angin
Hingga kau temukan tempat gersang lain
Namun, angin tak pernah berhenti
Ia selalu terus berlari tanpa henti
Kuharap, saat bunga itu kehausan
Kau kembali mengusap kelopaknya lagi
Karena hanya hembusanmulah yang mampu membuat kelopaknya menari lagi . . .

0 komentar:

Posting Komentar